Kendari, 07 April 2026 — Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Muhammadiyah Kendari menyelenggarakan serangkaian kegiatan akademik bergengsi yang mencakup seminar internasional, webinar lintas negara, dan kuliah umum dalam dua hari penuh pada tanggal 7-8 April 2026. Acara yang diikuti oleh lebih dari 500 peserta dari berbagai latar belakang akademis ini menghadirkan pembicara internasional, akademisi terkemuka, dan pejabat pemerintah yang membahas isu-isu krusial seputar mobilitas mahasiswa, kerjasama akademik global, dan strategi internasionalisasi pendidikan tinggi di era digital.
Latar Belakang dan Pentingnya Inisiatif Internasionalisasi
Sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen untuk meningkatkan standar akademik dan memperluas jangkauan global, Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Kantor Urusan Internasionalnya telah aktif membangun kemitraan strategis dengan universitas-universitas di berbagai negara. Inisiatif penyelenggaraan seminar internasional kali ini merupakan bagian dari roadmap pengembangan yang ambisius untuk menjadikan kampus sebagai pusat pembelajaran internasional yang relevan dan kompetitif di tingkat Asia Tenggara.
Kendari, sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, memiliki posisi geografis yang strategis untuk menjadi jembatan akademik antara Indonesia dengan negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Universitas Muhammadiyah Kendari menyadari peluang ini dan telah mengalokasikan sumber daya signifikan untuk mengembangkan kapasitas internasionalisasi melalui berbagai program pertukaran mahasiswa, kolaborasi penelitian, dan pelatihan SDM.
“Penyelenggaraan seminar internasional ini adalah manifestasi nyata dari visi kami untuk memposisikan Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berkualitas secara lokal, tetapi juga diakui secara internasional,” ujar Dr. H. Andi Ruslan, S.E., M.M., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutan pembukaan acara di Auditorium Utama Kampus, Senin pagi (7/4/2026).
Rangkaian Kegiatan dan Topik Pembahasan Utama
Seminar internasional yang berlangsung selama dua hari ini dirancang dengan kurikulum yang komprehensif, menggabungkan sesi plenari, diskusi panel, workshop interaktif, dan presentasi poster dari peneliti muda. Hari pertama (7 April) difokuskan pada tema “Mobilitas Mahasiswa dan Program Pertukaran di Era Globalisasi”, sementara hari kedua (8 April) mengangkat topik “Strategi Kolaborasi Penelitian Internasional dan Pengembangan Kapasitas Akademik”.
Pembicara utama dalam sesi plenari adalah Prof. Dr. James Mitchell, Director of International Relations dari University of Melbourne, Australia, yang telah memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam mengelola kerjasama akademik internasional. Prof. Mitchell menyampaikan presentasi berjudul “Leveraging International Partnership for Institutional Excellence” yang membahas best practices dalam membangun hubungan jangka panjang dengan mitra universitas global.
“Saya sangat terkesan dengan komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mengembangkan jaringan internasional. Kunci kesuksesan bukanlah semata jumlah mitra, melainkan kualitas kolaborasi dan mutual benefit yang tercipta,” ungkap Prof. Mitchell dalam sesi tanya jawab yang hangat.
Selain itu, hadir juga Dr. Siti Nurhaliza, Ph.D., Kepala Badan Pengembangan Pendidikan Nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yang memaparkan kebijakan pemerintah terkait peningkatan mobilitas pendidikan dan strategi internasionalisasi pendidikan tinggi Indonesia. Dr. Nurhaliza menekankan pentingnya memaksimalkan program Beasiswa Pemerintah untuk mendorong mahasiswa Indonesia belajar ke luar negeri sekaligus menarik mahasiswa asing untuk menuntut ilmu di Indonesia.
“Program Beasiswa Pemerintah yang kami kelola telah membantu ribuan mahasiswa Indonesia meraih pengalaman belajar internasional. Namun, kami juga perlu memperkuat daya tarik universitas Indonesia untuk menjadi destinasi studi utama bagi mahasiswa asing,” jelas Dr. Nurhaliza dengan penuh antusias.
Webinar Paralel dan Keterlibatan Peserta Internasional
Mengakui pentingnya aksesibilitas dan inklusi digital, Kantor Urusan Internasional juga menyelenggarakan webinar paralel yang dapat diakses oleh peserta dari seluruh dunia. Melalui platform Zoom dan YouTube Live, webinar ini menarik partisipasi dari universitas-universitas partner di Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, dan negara-negara lainnya di kawasan Asia Tenggara.
Salah satu webinar yang paling diminati adalah “Navigating Student Mobility Challenges Post-Pandemic” yang menghadirkan perwakilan dari University of Malaya, Chulalongkorn University Bangkok, dan University of the Philippines. Diskusi dalam webinar ini mencakup hambatan-hambatan praktis yang dihadapi mahasiswa dalam melakukan pertukaran akademik, mulai dari aspek administratif, finansial, hingga adaptasi budaya.
“Kami menginvestasikan energi besar dalam memastikan bahwa webinar kami dapat menjangkau audiens yang luas dan memberikan nilai tambah nyata bagi komunitas akademik global,” kata Ir. Muhammad Taufiq, S.T., M.Eng., Kepala Kantor Urusan Internasional Universitas Muhammadiyah Kendari, ketika diwawancarai di ruang kerjanya yang modern di lantai dua Gedung Administrasi.
Kuliah Umum dan Berbagi Pengalaman
Selain seminar formal dan webinar, acara ini juga menampilkan tiga sesi kuliah umum yang dirancang untuk memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa tentang pengalaman belajar internasional. Kuliah umum pertama menghadirkan alumni Universitas Muhammadiyah Kendari yang telah menyelesaikan program magister di luar negeri.
Salah satu pemateri kuliah umum adalah Bapak Ahmad Wijaya, S.T., M.Sc., alumnus yang kini bekerja sebagai research engineer di sebuah perusahaan teknologi terkemuka di Singapura. Dalam presentasinya yang inspiratif, Ahmad berbagi pengalaman mengenai proses aplikasi, tantangan akademik, dan strategi sukses beradaptasi dengan lingkungan belajar yang berbeda.
“Ketika pertama kali sampai di Singapura, saya harus belajar tidak hanya materi akademik, tetapi juga cara berpikir berbeda dan bekerja dalam tim multikultural. Namun, itulah yang membuat pengalaman saya sangat berharga,” cerita Ahmad dengan wajah yang penuh nostalgia.
Kuliah umum kedua menghadirkan Dr. Rina Kusuma, Ph.D., akademisi dari Universitas Indonesia yang memiliki jaringan kolaborasi penelitian internasional yang luas. Dr. Rina membahas bagaimana mahasiswa dapat terlibat dalam proyek penelitian internasional sejak masih mengenyam pendidikan sarjana dan magister.
Sementara itu, kuliah umum ketiga menghadirkan Ms. Sophia Chen, Education Coordinator dari organisasi pertukaran pelajar internasional “Global Student Exchange Network”, yang memberikan informasi mendalam tentang berbagai program beasiswa dan peluang studi di berbagai negara.
Dampak dan Implikasi Strategis
Penyelenggaraan kegiatan akademik bergengsi ini diharapkan membawa dampak jangka panjang bagi pengembangan Universitas Muhammadiyah Kendari. Pertama, seminar internasional ini akan memperkuat positioning kampus sebagai institusi yang serius dalam melakukan internasionalisasi. Kedua, kehadiran pembicara internasional dan kolaborasi dengan universitas partner global akan meningkatkan wawasan dosen dan mahasiswa tentang tren-tren terkini dalam pendidikan tinggi global.
Ketiga, diskusi-diskusi yang terjadi selama seminar akan menghasilkan rekomendasi konkret untuk perbaikan program-program akademik di Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya dalam hal peningkatan kualitas pembelajaran internasional, pengembangan kurikulum yang relevan secara global, dan peningkatan kompetensi bahasa Inggris.
Prof. Dr. H. Bambang Supratman, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, menyatakan bahwa hasil-hasil seminar akan dikompilasi menjadi laporan komprehensif yang akan menjadi masukan berharga bagi pengambilan keputusan strategis kampus dalam lima tahun ke depan.
“Kami berencana untuk meningkatkan alokasi anggaran untuk program internasionalisasi sebesar 40 persen pada tahun fiskal mendatang. Data dan rekomendasi dari seminar ini akan menjadi dasar yang solid untuk investasi kami,” terang Prof. Bambang dengan optimisme yang menular.
Kesimpulan dan Outlook Masa Depan
Seminar internasional, webinar, dan kuliah umum yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Internasional Universitas Muhammadiyah Kendari pada 7-8 April 2026 merupakan tonggak penting dalam perjalanan internasionalisasi kampus. Dengan menghadirkan pembicara berkaliber internasional, memfasilitasi diskusi mendalam tentang isu-isu strategis, dan memberikan platform bagi stakeholder global untuk berinteraksi, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjukkan komitmennya yang serius terhadap peningkatan mutu dan relevansi akademik.
Ke depannya, diharapkan kegiatan serupa akan menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya memperkaya ekosistem akademik kampus, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pendidikan tinggi di tingkat regional dan nasional. Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas dan antusiasme mahasiswa serta dosen, Universitas Muhammadiyah Kendari siap melangkah lebih jauh menuju posisi sebagai universitas terkemuka dengan jangkauan dan pengaruh internasional yang signifikan.
Sebagai penutup, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari mengundang semua stakeholder untuk terus mendukung agenda internasionalisasi ini dan menjadikan Kendari sebagai kota pendidikan yang membuka diri untuk kolaborasi global tanpa mengorbankan nilai-nilai lokal yang kaya dan bermakna.