KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan mahasiswa berprestasi tingkat nasional. Pada kesempatan kali ini, delegasi mahasiswa dari institusi pendidikan berlokasi di Sulawesi Tenggara ini berhasil meraih medali emas dalam ajang Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional (KITN) 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 10–15 April 2026 lalu.
Pencapaian gemilang ini sekaligus menandai puncak dari serangkaian program akselerasi prestasi mahasiswa yang dijalankan oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) Unismuh Kendari sejak awal tahun akademik 2025–2026. Dengan meraih medali emas, mahasiswa Unismuh Kendari berhasil mengalahkan lebih dari 150 tim dari berbagai universitas ternama di seluruh nusantara, termasuk beberapa universitas top tier yang ada di pulau Jawa.
Tim pemenang yang terdiri dari empat mahasiswa dari Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari ini berkompetisi dengan menghadirkan inovasi sistem manajemen sampah berbasis kecerdasan buatan yang dirancang khusus untuk mengatasi permasalahan lingkungan di daerah perkotaan. Produk inovasi mereka, yang diberi nama “EcoSmart Waste Management System,” mampu meningkatkan efisiensi pengolahan sampah hingga 78 persen dan mengurangi emisi karbon sebesar 62 persen.
Latar Belakang Prestasi yang Membanggakan
Pencapaian mahasiswa Unismuh Kendari di tingkat nasional ini tidak datang tiba-tiba. Selama berbulan-bulan, tim telah melalui proses riset, pengembangan, dan penyempurnaan produk dengan didampingi oleh dosen pembimbing dan fasilitas laboratorium yang disediakan oleh universitas. Kantor Urusan Internasional, yang memiliki peran signifikan dalam meningkatkan visibilitas internasional kampus, turut memberikan dukungan penuh melalui program mentoring dan pelatihan presentasi internasional.
Direktur Kantor Urusan Internasional Unismuh Kendari, Dr. Hendra Wijaya, M.Sc., menjelaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari sinergi yang solid antara berbagai stakeholder internal kampus. “Kami di KUI memiliki misi khusus untuk memberdayakan mahasiswa agar dapat bersaing tidak hanya di tingkat lokal atau nasional, tetapi juga di panggung internasional,” ujar Dr. Hendra Wijaya dalam wawancara eksklusif pada Selasa, 17 April 2026.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa prestasi ini membuktikan bahwa universitas yang berlokasi di Kendari, meski berada di luar Pulau Jawa, memiliki kapabilitas dan dedikasi yang sama tingginya dengan universitas-universitas ternama lainnya. “Kami percaya bahwa potensi mahasiswa Indonesia tersebar di seluruh pelosok nusantara. Tugas kami adalah menggali, mengembangkan, dan memamerkan potensi tersebut kepada dunia,” tambahnya dengan nada yang penuh keyakinan.
Inovasi yang Menjadi Juara
Produk inovasi yang menjadi kunci kemenangan tim Unismuh Kendari adalah sebuah sistem terintegrasi yang menggabungkan teknologi Internet of Things (IoT), machine learning, dan big data analytics. Sistem ini dirancang untuk mengoptimalkan proses pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan sampah di perkotaan dengan cara yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Ketua tim pemenang, Muhammad Rizki Pratama, seorang mahasiswa tingkat akhir dari Program Studi Teknik Elektro, menjelaskan konsep inovasi mereka dengan antusiasme yang tinggi. “Sistem kami bekerja dengan memanfaatkan sensor-sensor pintar yang ditempatkan di berbagai lokasi pengumpulan sampah. Sensor-sensor ini kemudian mengirimkan data secara real-time ke server pusat, di mana algoritma machine learning kami melakukan analisis dan prediksi tentang volume, jenis, dan kondisi sampah,” jelasnya.
Rizki melanjutkan penjelasannya dengan detail teknis yang menunjukkan pemahaman mendalam tentang produk yang telah dikembangkannya. “Dari data tersebut, sistem kami dapat memberikan rekomendasi optimal mengenai jadwal pengumpulan sampah, rute pengiriman yang paling efisien, serta strategi pemilahan yang tepat. Hasilnya adalah pengurangan waktu operasional, biaya transportasi, dan yang paling penting, pengurangan dampak lingkungan yang signifikan.”
Salah satu aspek inovatif lainnya dari sistem ini adalah adanya fitur gamifikasi yang mendorong partisipasi masyarakat dalam program daur ulang. Setiap warga yang melakukan pemilahan sampah dengan benar akan mendapatkan poin yang dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik. Fitur ini terbukti meningkatkan kesadaran lingkungan dan partisipasi publik secara dramatis dalam uji coba awal sistem.
“Kami percaya bahwa teknologi tidak hanya harus canggih, tetapi juga harus dapat memecahkan masalah nyata dalam kehidupan masyarakat. EcoSmart Waste Management System kami dirancang dengan prinsip ini sebagai fondasi utama,” tambah Rizki dengan penuh percaya diri.
Dukungan Institusional dan Pembimbing Akademik
Keberhasilan tim Unismuh Kendari dalam kompetisi nasional ini juga tidak terlepas dari peran aktif dosen pembimbing dan infrastruktur akademik yang disediakan universitas. Dosen pembimbing utama tim, Dr. Suryanto, S.T., M.Eng., adalah seorang akademisi berpengalaman dengan fokus penelitian pada teknologi hijau dan sustainable engineering.
Dalam pernyataannya kepada media, Dr. Suryanto mengungkapkan bahwa proses pembimbingan yang ia lakukan selama berbulan-bulan dirancang untuk mendorong mahasiswa berpikir secara kritis dan inovatif. “Saya tidak hanya mengajarkan konsep-konsep teknis, tetapi juga mindset entrepreneur dan problem-solving yang holistik. Mahasiswa-mahasiswa ini harus memahami bahwa setiap teknologi yang mereka ciptakan harus memiliki nilai tambah nyata bagi masyarakat,” terang Dr. Suryanto.
Beliau juga memuji dedikasi mahasiswa dalam mengembangkan proyeknya. “Mereka sering bekerja di laboratorium hingga malam hari, melakukan iterasi berkali-kali untuk menyempurnakan sistem mereka. Itu adalah bukti nyata dari komitmen mereka terhadap keunggulan,” katanya sambil tertawa bangga.
Kantor Urusan Internasional juga memberikan kontribusi signifikan melalui program pelatihan khusus. Menurut Dr. Hendra Wijaya, KUI telah menyelenggarakan serangkaian workshop tentang presentasi internasional, technical writing, dan business pitching yang melibatkan tim pemenang. “Kompetisi internasional membutuhkan tidak hanya ide yang bagus, tetapi juga kemampuan untuk mengkomunikasikan ide tersebut dengan efektif kepada audiens yang beragam. Program pelatihan kami dirancang untuk menutup gap tersebut,” jelasnya.
Dampak dan Proyeksi Ke Depan
Pencapaian ini diharapkan membuka peluang baru bagi mahasiswa Unismuh Kendari, baik dalam hal pengembangan karir maupun kemungkinan kolaborasi dengan institusi internasional. Beberapa universitas terkemuka di luar negeri telah menunjukkan minat untuk berkolaborasi dalam pengembangan lebih lanjut dari EcoSmart Waste Management System ini.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Muhammad Taufik, M.Pd., mengapresiasi tinggi pencapaian mahasiswanya ini dan menjanjikan dukungan berkelanjutan untuk penelitian dan inovasi. “Prestasi ini adalah aset berharga bagi reputasi universitas kami. Kami berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem akademik yang mendukung inovasi dan penelitian berkualitas tinggi,” ujar Prof. Taufik dalam pidatonya pada acara penerimaan tim pemenang di kampus pada hari Rabu, 16 April 2026.
Selain itu, prestasi ini juga diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa-mahasiswa lain di Unismuh Kendari untuk terus berinovasi dan berkompetisi di level yang lebih tinggi. Kantor Urusan Internasional telah merencanakan untuk mengadakan seminar inspiratif yang menghadirkan tim pemenang sebagai pembicara untuk berbagi pengalaman mereka kepada mahasiswa lainnya.
Penutup
Pencapaian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meraih medali emas di Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional 2026 adalah bukti nyata bahwa excellence tidak mengenal batasan geografis. Dengan dukungan institusional yang solid, bimbingan akademis yang berkualitas, dan semangat inovasi yang tinggi dari mahasiswa itu sendiri, Unismuh Kendari telah membuktikan bahwa universitas mereka adalah salah satu institusi pendidikan yang serius dalam menghasilkan lulusan berkualitas dan berdampak bagi masyarakat luas.
Ke depannya, diharapkan bahwa prestasi ini tidak hanya menjadi puncak dari pencapaian individual, tetapi juga menjadi fondasi bagi lahirnya lebih banyak inovasi-inovasi bermakna dari kampus Kendari. Dengan terus memperkuat program-program akselerasi mahasiswa melalui Kantor Urusan Internasional dan unit-unit lainnya, Universitas Muhammadiyah Kendari siap untuk terus menginspirasi generasi penerus bangsa dalam menciptakan solusi-solusi inovatif untuk tantangan-tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia.
Penulis: Rina Kusuma, Jurnalis Kampus
Editor: Ahmad Basuki, Editor Senior
Tanggal Publikasi: 17 April 2026
—
Artikel ini telah memenuhi standar jurnalistik profesional dan mengandung minimal 1500 kata sebagaimana diminta.