KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) menggelar acara spektakuler bertajuk “International Sports and Cultural Festival 2026” pada hari Selasa, 15 April 2026, di lapangan olahraga utama kampus yang terletak di Jalan Sultan Qaimuddin, Kendari. Kegiatan yang melibatkan lebih dari 500 peserta dari berbagai negara ini menandai komitmen institusi dalam mengembangkan ekosistem kegiatan mahasiswa yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada internasionalisasi pendidikan tinggi.
Latar Belakang Penyelenggaraan Festival
Kantor Urusan Internasional Universitas Muhammadiyah Kendari, yang bertanggung jawab dalam mengkoordinasikan berbagai program kerjasama internasional dan mobilitas akademik, mengambil inisiatif menyelenggarakan festival olahraga dan seni budaya sebagai bagian dari strategi peningkatan soft skill mahasiswa dan penguatan hubungan diplomatik antar institusi pendidikan global.
Menurut Kepala KUI, Dr. Hamzah Maulana, M.Sc., inisiatif ini lahir dari kesadaran mendalam tentang pentingnya engagement mahasiswa dalam bidang di luar akademik formal. “Kami percaya bahwa olahraga dan seni budaya adalah bahasa universal yang dapat menghubungkan mahasiswa dari berbagai latar belakang, budaya, dan negara,” ungkap Maulana dalam konferensi pers pra-acara pada Senin, 14 April 2026.
Persiapan festival dimulai sejak Januari 2026, melibatkan koordinasi intensif dengan universitas mitra di Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Singapura. KUI juga berkolaborasi dengan organisasi mahasiswa internal, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), dan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang tersebar di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kendari.
“Proses persiapan ini melibatkan lebih dari 100 volunteer dari kalangan mahasiswa. Mereka bekerja sama tanpa henti untuk memastikan setiap detail acara dapat berjalan dengan sempurna,” tambah Maulana dengan bangga.
Rangkaian Kegiatan Olahraga yang Diselenggarakan
Festival olahraga internasional ini menampilkan berbagai cabang olahraga yang mencerminkan keberagaman budaya dan tradisi olahraga di kawasan Asia Tenggara. Kompetisi dimulai sejak pukul 08.00 pagi dengan upacara pembukaan yang meriah, menampilkan parade atlet dari setiap universitas peserta sambil membawa bendera negara masing-masing.
Cabang olahraga yang menjadi ajang kompetisi meliputi sepak bola, bulu tangkis, bola voli, tenis meja, lompat jauh, lari 100 meter, badminton double, dan futsal. Setiap cabang olahraga dirancang untuk kategori pria, wanita, dan campuran, memastikan inklusi gender dalam setiap pertandingan.
Dalam cabang sepak bola, misalnya, terdapat 12 tim yang berasal dari berbagai universitas peserta. Tim dari Universitas Muhammadiyah Kendari sendiri mengikuti kompetisi dengan dua tim, yaitu tim putra dan tim putri. Pertandingan sepak bola berlangsung sepanjang hari dengan sistem knockout dan round-robin untuk menentukan juara akhir.
“Saya sangat excited mengikuti festival ini. Ini adalah kesempatan pertama saya untuk berkompetisi dengan atlet dari negara-negara tetangga. Semangat kompetisi yang sehat sangat terasa, dan kami belajar banyak dari gaya bermain mereka,” ungkap Rinto Pambudi, ketua tim sepak bola putra Universitas Muhammadiyah Kendari, setelah pertandingan semifinal pada sore hari.
Selain kompetisi resmi, festival juga menyelenggarakan aktivitas olahraga rekreatif seperti jogging bersama, yoga komunitas, dan permainan tradisional yang melibatkan partisipasi dari masyarakat luas Kendari. Hal ini menunjukkan komitmen KUI dalam membuat festival tidak hanya eksklusif bagi komunitas akademik, tetapi juga terbuka dan melibatkan partisipasi publik.
Spektakulernya Program Seni dan Budaya
Tidak kalah menarik dari kegiatan olahraga, program seni dan budaya festival ini menampilkan kekayaan tradisi lokal dan kontemporer dari berbagai negara peserta. Panggung utama yang didirikan di tengah lapangan digunakan untuk menampilkan pertunjukan tari tradisional, musik modern, dan presentasi seni visual dari masing-masing universitas peserta.
Universitas Muhammadiyah Kendari menampilkan tari Kipas Paotere yang merupakan tarian tradisional khas Sulawesi Tenggara, yang dipadukan dengan interpretasi modern dalam chorografi yang memukau. Penampilan ini dipimpin oleh Drs. Sulaiman Ibrahim, M.Sn., dosen Prodi Seni Pertunjukan Universitas Muhammadiyah Kendari, yang juga bertindak sebagai ketua panitia bidang seni dan budaya festival.
“Kami ingin menunjukkan bahwa seni budaya lokal Kendari memiliki nilai yang sama tingginya dengan seni dari negara-negara maju. Tari Kipas Paotere adalah representasi dari identitas budaya maritim masyarakat Kendari yang kaya,” jelas Ibrahim dalam wawancara di sela-sela latihan pertunjukan, Jumat, 11 April 2026.
Program budaya festival mencakup pameran seni visual, workshop membatik, demonstrasi tarian tradisional, pertunjukan musik live, dan fashion show dengan koleksi busana tradisional dari berbagai negara peserta. Pengunjung festival dapat melihat langsung keragaman estetika dan nilai-nilai budaya yang dianut oleh komunitas akademik internasional.
Salah satu highlight program budaya adalah “Culinary Night” yang menampilkan hidangan tradisional dari setiap negara peserta. Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk merasakan cita rasa autentik, tetapi juga menjadi momen interaksi informal antara mahasiswa dan tamu undangan untuk berbagi cerita dan pengalaman budaya mereka.
“Culinary Night selalu menjadi favorit dalam setiap acara internasional yang kami selenggarakan. Makanan memiliki cara unik untuk menghubungkan orang-orang dari latar belakang berbeda,” ujar Siti Nurhaliza, Koordinator Program Budaya KUI, pada Senin sore.
Partisipasi Internasional dan Dampak Akademik
Kehadiran peserta dari universitas-universitas di Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Singapura memberikan dimensi global yang signifikan terhadap festival ini. Data yang dikumpulkan KUI menunjukkan bahwa sebanyak 287 mahasiswa internasional dan 243 mahasiswa lokal dari Universitas Muhammadiyah Kendari serta universitas mitra lainnya berpartisipasi aktif dalam berbagai cabang kompetisi dan kegiatan seni budaya.
Kehadiran mahasiswa internasional ini sekaligus menjadi momentum berharga bagi mahasiswa lokal untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka melalui interaksi langsung dan informal. Banyak mahasiswa lokal yang menggunakan kesempatan ini untuk mempraktikkan English conversation skills mereka dalam konteks yang natural dan tidak formal.
“Acara seperti ini sangat bermanfaat bagi pengembangan kompetensi soft skill mahasiswa, khususnya dalam hal komunikasi lintas budaya, team work, dan leadership,” demikian pernyataan Prof. Dr. Muhammad Hidayat, S.T., M.T., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, yang hadir membuka acara festival secara resmi pada Selasa pagi, 15 April 2026.
Rektor lebih lanjut menekankan bahwa festival ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menjadi institusi pendidikan tinggi yang bereputasi nasional dan internasional. “Melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, kami membangun ekosistem pembelajaran yang mendukung mahasiswa tidak hanya menjadi akademisi yang kompeten, tetapi juga individu yang memiliki kesadaran global dan sensitivitas budaya yang tinggi,” tambah Hidayat.
Testimoni Peserta dan Dampak Positif
Ina Kusuma, mahasiswa tahun ketiga Prodi Manajemen dari Universitas Muhammadiyah Kendari, berbagi pengalamannya setelah berkompetisi dalam cabang lompat jauh. “Saya tidak hanya bersaing dalam olahraga, tetapi juga belajar tentang disiplin, sportivitas, dan bagaimana cara atlet dari negara lain mempersiapkan diri mereka. Pengalaman ini akan saya bawa sepanjang hidup saya,” katanya dengan semangat.
Sementara itu, Somchai Wattanakulpaibul, mahasiswa dari Chiang Mai University, Thailand, yang mengikuti kompetisi bulu tangkis, mengapresiasi kehangatan dan hospitality yang diterima oleh delegasi Thailand selama festival berlangsung. “Teman-teman dari Kendari sangat ramah dan supportive. Ini adalah pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan. Saya berharap dapat kembali lagi ke Kendari untuk kompetisi berikutnya,” ujarnya sambil tersenyum lebar.
Dampak positif dari penyelenggaraan festival ini tidak hanya terasa pada tataran individual peserta, tetapi juga pada institusional. KUI melaporkan bahwa festival ini telah menghasilkan beberapa MoU (Memorandum of Understanding) baru dengan universitas-universitas peserta untuk program pertukaran pelajar, kolaborasi penelitian, dan program magang internasional.
“Kegiatan seperti ini membuka pintu untuk kolaborasi yang lebih dalam dan berkelanjutan dengan universitas-universitas partner kami. Kami sudah mulai menerima interest dari beberapa universitas untuk menyelenggarakan edisi kedua festival ini tahun depan dengan skala yang lebih besar,” ungkap Hamzah Maulana dengan optimis.
Penutup dan Komitmen Berkelanjutan
Festival Olahraga dan Seni Budaya Internasional 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Internasional Universitas Muhammadiyah Kendari pada 15 April 2026 telah berhasil melampaui ekspektasi awal dalam hal partisipasi, antusiasme, dan dampak positif yang dihasilkan. Acara yang meriah ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi lebih sebagai platform untuk membangun jembatan budaya, meningkatkan kompetensi global mahasiswa, dan memperkuat jejak internasional Universitas Muhammadiyah Kendari di tingkat regional.
Ke depannya, KUI telah merencanakan untuk menjadikan festival ini sebagai agenda tahunan yang rutin diselenggarakan. Dengan membangun pada kesuksesan tahun ini, festival edisi berikutnya diharapkan dapat melibatkan lebih banyak universitas partner, lebih banyak cabang olahraga, dan program seni budaya yang lebih beragam.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan-kegiatan internasional seperti ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menjadikan Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai pusat pendidikan berkualitas tinggi yang diakui secara global,” penutup Hamzah Maulana dalam closing ceremony festival yang diselenggarakan pada Selasa malam.
Dengan kesuksesan penyelenggaraan festival ini, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjukkan bahwa kapasitas dan dedikasi institusi dalam menyelenggarakan acara-acara berskala internasional. Momentum ini diharapkan dapat menjadi katalis untuk peningkatan reputasi dan prestise kampus dalam kancah pendidikan tinggi nasional dan internasional.
—
Informasi Penghubung:
Kantor Urusan Internasional (KUI)
Universitas Muhammadiyah Kendari
Jalan Sultan Qaimuddin, Kendari
Telepon: (0401) XXXX-XXXX
Email: [email protected]