Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari terus membuktikan komitmennya dalam menghasilkan lulusan berkualitas dan berprestasi. Pada tahun 2026, kampus yang berlokasi di Kendari ini berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa melalui mahasiswanya yang meraih prestasi gemilang di berbagai ajang kompetisi nasional dan internasional. Kesuksesan ini menjadi bukti nyata dari dedikasi dan kerja keras mahasiswa serta dukungan penuh dari institusi, khususnya melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) yang memfasilitasi partisipasi mahasiswa dalam kompetisi tingkat dunia.
Dalam kurun waktu tiga bulan pertama tahun 2026, tercatat minimal enam mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari telah meraih medali dan penghargaan bergengsi di tingkat nasional dan internasional. Pencapaian ini mencakup berbagai bidang kompetisi, mulai dari akademik, inovasi teknologi, hingga kompetisi bahasa asing. Setiap prestasi yang diraih mahasiswa bukan hanya merupakan kebanggaan pribadi, tetapi juga kontribusi signifikan bagi nama baik institusi pendidikan di Sulawesi Tenggara.
Profil Prestasi Mahasiswa
Salah satu mahasiswa unggulan yang menonjol adalah Fadila Salsabila, mahasiswi Program Studi Teknik Informatika, yang berhasil meraih medali emas dalam kompetisi “National Innovation Competition 2026” yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jakarta pada akhir Maret lalu. Fadila mengembangkan sebuah aplikasi bernama “AquaTrack” yang dirancang untuk membantu petani lokal memonitor penggunaan air irigasi secara real-time melalui teknologi Internet of Things (IoT).
“Aplikasi AquaTrack ini lahir dari pengamatan langsung saya terhadap petani-petani di daerah Kendari yang sering mengalami kesulitan dalam mengelola air irigasi secara efisien,” ujar Fadila saat ditemui di Kantor Urusan Internasional Universitas Muhammadiyah Kendari, Jumat (11/4/2026). “Saya berharap inovasi ini tidak hanya memenangkan kompetisi, tetapi juga dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani Indonesia.”
Prestasi Fadila tidak berdiri sendiri. Muhammad Rizki Pratama, mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2023, juga berhasil meraih penghargaan sebagai finalis terbaik dalam “World Young Lawyers Summit 2026” yang digelar secara hybrid di Singapura dan Jakarta pada bulan April. Dalam kompetisi tersebut, Rizki mempresentasikan penelitiannya tentang perlindungan hukum bagi nelayan artisanal di era digitalisasi perikanan Indonesia.
“Saya sangat terhormat dapat mewakili Universitas Muhammadiyah Kendari dan Indonesia dalam ajang internasional bergengsi ini,” ungkap Rizki. “Pengalaman berinteraksi dengan para legal expert dari berbagai negara telah membuka wawasan saya tentang kompleksitas regulasi maritim global.”
Selain kedua mahasiswa tersebut, ada pula Nurul Hidayah dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang meraih medali perak dalam “International English Speaking Competition 2026” yang diselenggarakan oleh International Education Forum (IEF) di Bangkok, Thailand. Nurul menampilkan public speaking tentang “Preserving Local Wisdom in the Digital Age” dengan penuturan yang elegan dan argumen yang kuat.
Peran Kantor Urusan Internasional
Kesuksesan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dalam kompetisi internasional tidak terlepas dari peran strategis Kantor Urusan Internasional (KUI). Sebagai unit yang bertanggung jawab atas hubungan eksternal dan pengembangan kemitraan internasional, KUI secara aktif mengidentifikasi peluang kompetisi, memberikan bimbingan, dan memfasilitasi proses registrasi mahasiswa dalam berbagai ajang bergengsi.
Dr. Bambang Sutrisno, Kepala Kantor Urusan Internasional Universitas Muhammadiyah Kendari, menjelaskan strategi dan program yang telah dirancang untuk mendukung mahasiswa berprestasi. “Kami memiliki program khusus bernama ‘International Excellence Program’ yang dirancang untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi mahasiswa berbakat sejak dini,” kata Dr. Bambang dalam wawancara eksklusif di kantornya, Senin (7/4/2026).
“Kami tidak hanya sekadar memberikan informasi mengenai kompetisi-kompetisi internasional,” lanjut Dr. Bambang. “Lebih dari itu, kami menyediakan coaching, mentoring dari dosen-dosen berpengalaman, serta dukungan finansial untuk mengikuti persiapan intensif. Bahkan, untuk beberapa mahasiswa dengan prestasi akademik dan non-akademik yang luar biasa, kami bisa mengajukan proposal beasiswa kepada mitra internasional kami.”
Program yang dijalankan KUI mencakup beberapa elemen penting. Pertama, identifikasi bakat dan minat mahasiswa melalui assessmen berkala. Kedua, kerjasama dengan dosen-dosen supervisor untuk membimbing mahasiswa dalam mengembangkan proposal atau makalah penelitian. Ketiga, pelaksanaan workshop dan seminar intensif tentang public speaking, academic writing, dan cultural awareness sebelum mahasiswa berkompetisi.
“Kami juga memiliki networking yang luas dengan universitas-universitas partner di luar negeri dan penyelenggara kompetisi internasional. Jaringan ini sangat membantu kami mendapatkan informasi terkini dan prioritas dalam pendaftaran,” tambah Dr. Bambang.
Dukungan Institusional dan Akademik
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Sutopo, M.Si., memberikan dukungan penuh terhadap pencapaian mahasiswa ini. Dalam sebuah pernyataan resmi yang dikirimkan kepada media, Prof. Sutopo menekankan bahwa prestasi mahasiswa adalah refleksi dari visi dan misi kampus untuk menjadi universitas berkelas dunia yang peduli terhadap kemajuan lokal.
“Prestasi-prestasi yang diraih mahasiswa kami di tingkat nasional dan internasional menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di Universitas Muhammadiyah Kendari tidak kalah dengan universitas-universitas terkemuka di Indonesia dan dunia,” tulis Prof. Sutopo dalam surat resmi tertanggal 10 April 2026. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan investasi dalam pengembangan sumber daya manusia, baik melalui peningkatan kualitas dosen maupun penyediaan fasilitas dan infrastruktur yang mendukung pembelajaran dan penelitian.”
Selain dari institusi, dukungan akademik juga datang dari dosen-dosen pembimbing yang berdedikasi. Untuk kasus Fadila dan aplikasi AquaTrack-nya, pembimbingnya adalah Dr. Irwan Wijaya, Dosen Program Studi Teknik Informatika. Dr. Irwan tidak hanya memberikan arahan teknis tetapi juga motivasi untuk Fadila agar terus berinovasi.
“Fadila adalah mahasiswa yang penuh inisiatif dan selalu ingin belajar dari alam sekitarnya,” ujar Dr. Irwan. “Ketika dia membagikan ide tentang AquaTrack, saya langsung melihat potensinya untuk menjadi sesuatu yang besar. Saya membantu dia untuk mematangkan konsep, mengidentifikasi teknologi yang tepat, dan tentunya mempersiapkannya untuk menghadapi kritik dan pertanyaan dari tim juri kompetisi.”
Dampak Terhadap Ekosistem Akademik Kampus
Prestasi-prestasi yang diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki dampak positif yang meluas terhadap ekosistem akademik kampus. Pertama, pencapaian ini meningkatkan motivasi dan inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus belajar dan berinovasi. Kedua, prestasi ini menarik perhatian media nasional dan internasional, sehingga meningkatkan visibilitas dan reputasi kampus di tingkat global.
Ketiga, kesuksesan mahasiswa juga membuka peluang bagi kampus untuk menjalin kerjasama yang lebih dalam dengan universitas-universitas partner internasional dan lembaga-lembaga pendidikan terkemuka di dunia. “Kami sudah menerima undangan dari tiga universitas di Eropa dan dua di Asia untuk menjalin program pertukaran mahasiswa yang lebih intensif,” ungkap Dr. Bambang Sutrisno.
Keempat, prestasi mahasiswa ini juga berdampak pada peningkatan kredibilitas program studi dan fakultas di mata publik. “Setelah Fadila memenangkan kompetisi nasional, kami melihat peningkatan yang signifikan dalam jumlah pendaftar untuk Program Studi Teknik Informatika di tahun akademik 2026/2027,” kata Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Suryanto, dalam percakapan santai.
Strategi Keberlanjutan
Untuk memastikan bahwa prestasi-prestasi ini bukan hanya kebetulan tetapi bagian dari strategi jangka panjang, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menyusun rencana strategis yang komprehensif. Kantor Urusan Internasional akan terus memperluas jaringan kemitraan dengan organisasi penyelenggara kompetisi internasional. Selain itu, kampus juga akan meningkatkan alokasi anggaran untuk program pengembangan kepemimpinan dan inovasi mahasiswa.
“Kami sedang merancang program ‘Exceptional Talent Development Program’ yang akan diluncurkan pada semester depan,” informasi Dr. Bambang. “Program ini akan menyediakan mentoring intensif, akses ke fasilitas penelitian yang lebih baik, dan kesempatan untuk melakukan studi independen di universitas-universitas partner internasional.”
Selain itu, kampus juga akan membentuk tim khusus yang terdiri dari dosen-dosen berpengalaman dan profesional dari industri untuk memberikan guidance kepada mahasiswa yang memiliki potensi tinggi. Tim ini akan membantu mahasiswa tidak hanya dalam persiapan kompetisi, tetapi juga dalam mengidentifikasi career path yang tepat sesuai dengan passion dan keahlian mereka.
Penutup
Pencapaian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari di berbagai kompetisi nasional dan internasional pada tahun 2026 adalah bukti nyata dari efektivitas sistem pendidikan yang telah dibangun oleh institusi. Prestasi-prestasi ini menunjukkan bahwa kampus tidak hanya fokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan karakter, keterampilan praktis, dan semangat inovasi.
Ke depannya, Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk terus mencetak mahasiswa-mahasiswa berkualitas yang tidak hanya mampu berkompetisi di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di panggung internasional. Dengan dukungan penuh dari institusi, dedikasi dari dosen-dosen, dan semangat yang tinggi dari mahasiswa sendiri, tidak ada yang tidak mungkin untuk diraih.
Para mahasiswa yang telah meraih prestasi gemilang ini menjadi teladan bagi seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kendari. Mereka membuktikan bahwa dengan kerja keras, inovasi, dan dukungan yang tepat, mahasiswa dari kampus di daerah Sulawesi Tenggara ini dapat bersinar terang di kancah kompetisi tingkat dunia. (*)
—
Penulis: Tim Jurnalis Kampus
Lokasi: Kendari
Tanggal: 11 April 2026